Peluru Hantam Pipi Kanan, Petani Singosari Tewas

Peluru Hantam Pipi Kanan, Petani Singosari Tewas

Petugas Polres Malang tinjau lokasi terkaparnya korban peluru nyasar (foto hms polres mlg)
Petugas Polres Malang tinjau lokasi terkaparnya korban peluru nyasar (foto hms polres mlg)

Warta Malang – Naas menimpa Adimoro Buawi (44) Warga Baturetno Singosari Kabupaten Malang. Pria berprofesi petani ladang ini tewas dengan luka tembak dipipi akibat peluru yang menyasar dari senapan laras panjang Bataliyon 464 Paskas TNI AU yang sedang latihan menembak dipatriot sejati Lanud Abd Saleh, Selasa 8/72017.

korban ditemukan pertama kali tergeletak kritis sekitar pukul 09.00 WIB di 300 meter dari lokasi tembak tepatnya lereng gunung gondomayit oleh warga yakni Mat Soleh (50) dan Kasiati (45) tetangga korban dan Langsung membopongnya mereka ke rumah Kepala Desa Baturetno.

Melihat warganya bersimbah darah, kades bergegas cepat membawanya ke RSUD Saiful Anwar Malang hingga nyawanya tidak tertolong saat perjalanan.

Sementara itu Komandan Batalyon Komando 464 Paskhas, Mayor Pasukan M Misbachul Munir dihadapan awak media saat hadir di kamar jenazah RSUD Malang mengungkapkan sangat berbelasungkawa dan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Saya turut berduka cita dan siap bertanggung jawab atas musibah hari ini,”tegasnya.

Diakuinya bahwa pelatihan menembak dan sterilisasi area latihan sudah sesuai prosedur, yakni berada di dalam area Pangkalan TNI AU dan melakukan peringatan tembakan ke udara. Dikatakan pula bahwa insiden ini selanjutnya dari Batalyon Komando 464 Paskhas menyerahkan sepenuhnya ke Mabes TNI AU. (ve)

Comments

comments