Mbah Gatel Dayang Pemarah Dari Tlekung Kota Batu

Mbah Gatel Dayang Pemarah Dari Tlekung Kota Batu

Punden Mbah Gatel Tlekung yang dikramatkan (ve)
Punden Mbah Gatel Tlekung yang dikramatkan (ve)

Warta Malang – Sifat pemarah, itulah sebuah gambaran mitos kepercayaan warga Dusun Gangsiran Ledok RT 1 RW 04 Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu terhadap salah satu tempat tua yang di keramatkan di sana.

Punden Mbah Gatel namanya, percaya atau tidak, masyarakat sekitar punden meyakini Mbah gatel sebagai sosok gaib yang mampu merasuki jiwa seseorang yang emosi dan mengambil alih untuk berani melakukan kekerasan.

Punden kramat yang di apit dua pohon beringin tinggi besar yang tersebut diyakini sebagai tempat dimana dayangan mbah gatel benaung disana. Namun dari pada itu semua
ada cerita penuh misteri yang tersaji bila mengungkit nama mbah gatel. konon mbah gatel dikenal penduduk sebagai dayang si pembuat onar dan pemarah. Hal ini dibuktikannya dengan kejadian mistis dialami penduduk.

“Penunggu punden ini di yakini sebagai dayangan pemarah, akan merasuki orang yang emosional,” ungkap dua perangkat desa tlekung yang tak disebutkan namanya.

Dari sekilas cerita pengalaman mitos penamaan istilah mbah gatel si pamarah sangatlah benar adanya. Dipaparkan, sering dulu setiap ada hajatan ataupun pertunjukan kesenian yang melibatkan penonton banyak selalu diwarnai aksi kesurupan dan perkelahian warga. Tak hanya itu setiap warga yang kesurupan dan ingin berkelahi mengakui bahwa dirinya adalah mbah gatel.

“Intinya kalau ad pertunjukan baik hajatan ataupun kesenian yang melibatkan kerumunan warga jangan sekali kali membawa sikap dendam disana, diyakini bisa mempengaruhi orang tersebut melakukan aksi onar,” katanya.(next/ve)

Comments

comments