2020 Tak Lolos Akreditasi Puskesmas Tak Boleh Terima Pasien BPJS

2020 Tak Lolos Akreditasi Puskesmas Tak Boleh Terima Pasien BPJS

Kota Malang sambut Puskesmas berstandart Nasional (ist)
Kota Malang sambut Puskesmas berstandarisasi Nasional (ist)

Warta Malang -Pemerintah Kota Malang menerima kunjungan tim surveior Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Senin (17/7). Bertempat di Puskesmas Arjuno, Jalan Simpang Arjuno, Tim yang untuk melakukan pemotretan terhadap beberapa puskesmas yang ada di Kota Malang menujuh landasan untuk pemberian akreditasi kepada Puskesmas se Kota Malang.

Rombongan tim surveior yang dipimpin oleh, Hendro Santoso ini disambut Wali Kota Malang H. Moch Anton didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM. “Ada tiga komponen dasar yang harus dimonitor, yakni administrasi dan manajemen, upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan.”kata Hendro

Dijelaskan, hasil akreditasi ini akan menjadi acuan bagi Puskesmas untuk bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Artinya, jika ada puskesmas yang tidak lolos akreditasi, maka pada tahun 2020 mendatang tidak boleh menerima pelayanan dengan fasilitas BPJS Kesehatan.

“Akreditasi akan berdampak pada kontrak kerja dengan BPSJ,” tukasnya.

Survei FKTP ini lanjut Hendro memiliki tiga tujuan utama, yakni meningkatkan pelayanan kesehatan, standarisasi keselamatan pasien dan juga agar sistem administrasi Puskesmas bisa berjalan dengan baik pada masa mendatang.

Sementara, Wali Kota Malang, H. Moch Anton berharap, agar 16 Puskesmas se Kota Malang bisa lolos akreditasi dan mampu memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat hari ini dan masa yang akan datang (*ve)

Comments

comments