Mengintip Perjalanan Karir Mlumah

Mengintip Perjalanan Karir Mlumah

WartaMalang.com | Kota Malang – Konsep komedi yang ada dalam ludruk, sebuah kesenian khas Jawa Timur. Orang asli Malang pasti tahu bahwa ludruk sempat menjadi tontonan favorit. Tak mau ludruk termakan usia dan zaman, terbentuklah sebuah komunitas pada 17 Oktober 2014 bernama Mlumah dengan kepanjangan Malang Lucu Mahasiswa.

awal mula terbentuknya komunitas Mlumah ini ketika anggota-anggotanya bertemu di salah satu manajemen keartisan asli Malang. Sayangnya, nama manajemen artis itu enggan disebutkan anggota-anggota Mlumah.

Beberapa bulan berkumpul di manajemen artis itu, anggota yang kebanyakan dari mahasiswa ini memiliki komunikasi yang cukup intens. Hingga akhirnya satu per satu dari mereka memutuskan untuk keluar dari manajemen artis tersebut.

Alasannya beratnya biaya yang harus ditanggung anggota tiap bulannya. Sebab, tiap bulan anggota di manajemen itu ditarik biaya operasional. Selepas memutuskan keluar dari manajemen itu, anggotanya tak begitu saja meninggalkan aktivitas dunia entertain.

Berawal dari salah satu anggota Mlumah yang sebelumnya sudah membentuk grup lawak SMS (Senyum Membawa Sukses) yaitu Rian, Efri, Ipul diundang di salah satu radio local malang untuk mengisi program humor, mereka berfikiran untuk bagaimana dunia ludruk di Malang ini bias dikembangkan. Dari situlah hingga akhirnya ditelurkannya wacana untuk membentuk komunitas Mlumah. Di awal terbentuk, anggotanya masih 11 orang, tapi seiring berjalannya waktu anggotanya semakin bertambah.

Di awal-awal itu pulalah nama Mlumah memiliki kepanjangan yang berbeda. ”Dulu Mlumah itu kepanjangannya Malang Ludruk Mahasiswa, namun seiring perjalanan waktu, kepanjangannya kita ganti menjadi Malang Lucu Mahasiswa,” kata Mochamad Efry Nugroho, kepala tim kreatif Mlumah.

Pergantian kepanjangan itu bukan tanpa maksud. Karena saat memutuskan itu tepatnya seminggu setelah komunitas berdiri, anggota-anggotanya melihat bahwa SDM (sumber daya manusia) yang ada sekarang masih belum cukup pantas bila dianggap seniman ludruk.

Beberapa keperluan anggota untuk memegang alat musik seperti gamelan dan kenong masih kurang. Alhasil, konsep lawakan yang mereka bawakan tak diiringi alunan musik. Padahal dalam ludruk, alunan musik yang diselingi tari-tarian menjadi salah satu ciri khasnya.

Meski begitu, Komunitas Mlumah tak patah arang untuk mewujudkan mimpinya tetap melestarikan kesenian ludruk. Beberapa langkah serius dilakukan. Seperti melakukan pertemuan rutin satu minggu sekali.

Karena tak ada orang yang mengajari anggota-anggota Mlumah untuk belajar ludruk, rutinitas pertemuan itu dipergunakan mereka untuk saling sharing konsep lawakan. Termasuk sharing tentang peran per peran anggotanya dalam sebuah pertunjukan.

Rutinitas bertemu satu minggu sekali itulah yang menjadi salah satu prasyarat bagi anggota baru yang ingin bergabung. Untuk bakat lucu bukan menjadi modal utama, karena anggota Mlumah berkeyakinan bahwa sisi lucu seseorang bisa diasah. Tergantung sejauh mana jam terbangnya saja.

Di dalam komunitas ini memang semua mahasiswa, mulai dari Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, STT RRI dan berbagai kampus lainnya ada yang bergabung dengan komunitas ini. Keseriusan mereka untuk melestarikan komedi ludruk dapat dilihat dari frekuensi bertemunya yang selalu setu minggu sekali dan hal ini menjadi syarat bagi anggota baru yang mau bergabung. Semua orang bisa bergabung di sini, karena bakat lucu bukan lah modal utama. Pasalnya, komunitas Mlumah percaya bahwa sisi lucu seseorag bisa diasah.

Komunitas Mlumah ini juga sering tampil di beberapa acara terkait, mulai dari acara formal hingga non-formal. Jika bicara seberapa lucu mereka, tak bisa diukur. Pasalnya, lucu adalah hal yang relatif. Ada yang menganggap komunitas Mlumah ini begitu lucu dan ada juga yang lebih menyukai konsep komedi yang lain. Ya, semua itu memang perkara selera. Bila Anda suka dengan ludruk dan hal-hal komedi, tak ada salahnya bergabung dengan komunitas ini.

Seiring berjalannya waktu, Mlumah akhirnya bisa melebarkan sayapnya di kancah nasional. Aksi Pelawak Indonesia MNCTV 2015 menjadi awal karir Mlumah di dunia lawak indonesia. prestasi tersebut tentu membanggakan baik untuk komunitas itu sendiri maupun untuk generasi penerus Kota Malang. [dikutip dari beberapa sumber-wmc-ryn ]

Comments

comments