Ahad, 29 Januari 2012 | 12:36 WIB

Petani Mawar Rugi


Warta Malang – Akibat terjangan angin kencang yang melanda Kota Batu, puluhan petani bunga mawar tidak dapat memanen bunga mawar. Akibatnya, para petani tidak dapat memenuhi pesanan menjelang hari Valentine.

“ Biasanya kami dapat memanen 700 tangkai, tapi kali ini kami hanya mendapatkan 250 tangkai bunga mawar. Ya, mau gimana lagi, anginnya kecang sehingga merusak mawar yang siap potong untuk menjadi bunga,” kata M Bukhori, petani bunga mawar di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

ilustrasi

Menurut Bukhori, kerusakan bunga mawar di lahan seluas 10 hektar miliknya itu telah mencapai 75 persen. Sehingga, pihaknya sulit untuk memenuhi pesanan pembeli yang meningkat menjelang hari Valentine di Bulan Februari mendatang.

Tidak hanya kerusakan yang dialami para petani bunga mawar, tapi juga harga yang mulai turun dari semula Rp. 1 ribu pertangkai menjadi Rp. 500 pertangkai. Karena itu lah, para petani mengaku rugi saat panen bunga mawar kali ini. [ wmc – jml]

Tinggalkan Komentar